Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Masyarakat Tidak Komitmen, NTT Berisiko terserang COVID-19

Gambar
OPINI : Kurangnya Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Komitmen Masyarakat, NTT berisiko terserang COVID-19. Untuk mengantisipasi COVID-19, pemerintah NTT maupun beberapa pemimpin kampus yang ada hinngga saat ini sudah menghimbau untuk membatasi perkumpulan massa atau kelompok dengan tujuan untuk meminimalisir kontak antar individu. Beberapa pihak kampus sudah  membuat surat edaran untuk meliburkan kampus (belajar dari rumah) guna untuk membatasi kontak antar individu. Akan tetapi kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk berkumpul bersama teman-teman dan bermain bersama di luar (tidak menggunakan waktu tersebut untuk belajar di rumah masing-masing), sebgai contoh: masih banyak perkumpulan massa di beberapa taman di kota Kupang. Seperti perkumpulan sekelompok anak muda di Bundaran PU,  dan tempat-tempat lainnya.  Jelas hal ini akan membuat kontak antar individu terjadi dan jika ada yang sudah terkena virus corona tapi belum menunjukan tanda dan gejala secara...

Download Makalah DBD

Gambar
Download Makalah DBD Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus demam beku rdarah dengue atau DBD di Indonesia telah menelan 100 korban meninggal dari total 16.099 kasus dalam periode Januari sampai dengan awal Maret 2020. Demam Berdarah Dengue banyak ditemukan di daerah tropis dan sub-tropis. Data dari seluruhdunia menunjukkan Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita DBD setiap tahunnya. Sementara itu, terhitung sejak tahun 1968 hingga tahun 2009, WorldHealth Organization (WHO) mencatat negara Indonesia sebagai negara dengan kasus DBD tertinggi di Asia Tenggara. Di Indonesia Demam Berdarah pertama kali ditemukan di kota Surabaya pada tahun 1968, dimana sebanyak 58 orang terinfeksi dan 24 orang diantaranya meninggal dunia (Angka Kematian (AK) : 41,3 %). Dan sejak saat itu, penyakit ini menyebar luas ke seluruh Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. DBD ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes yan...

Keterbatasan Air Bersih Di Sumba Tengah Berdampak Pada Ancaman Gangguan Kesehatan Masyarakat

Gambar
Keterbatasan Air Bersih Di Sumba Tengah Berdampak Pada Ancaman Gangguan Kesehatan Masyarakat ” Sejak pemekaran Kabupaten Sumba Tengah  dari Kabupaten Sumba Barat pada tahun 2007, untuk kasus akses terhadap keterbatasan air bersih dari tahun 2011 – 2015 belum mencapai target 100%, sesuai dengan yang di targetkan oleh Dinas kesehatan pada tahun 2015. Bahkan pada tahun 2015 kabupaten Sumba Tengah hanya mencapai 20 % dan merupakan capaian paling rendah di Provinsi NTT.  Hal ini dapat di lihat dari data Profil Kesehatan NTT. Melihat kasus ini pemerintah Sumba Tengah melaksanakan program untuk menekan akses terhadap keterbatasan air bersih yaitu program (Pamsimas) Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat. Program ini dijalankan oleh Pamsimas Distrik Sumba Tengah yang merupakan salah satu dari program pemerintah Indonesia. Program ini di laksanakan di wilayah pedesaan dan pinggiran kota, bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada masyarakat kurang terlay...

Refleksi & Tindakan (Negara Kaya vs Negara Miskin)

Gambar
Refleksi & Tindakan.  pesan ini saya terjemahkan dari suatu tulisan berbahasa inggris yang saya terima melalui email dari seorang kawan . maaf bila salah / kurang tepat menerjemahkannya ---------------------- boedi dayono , januari 2004 ---------------------- Perbedaan antara negara berkembang ( miskin ) dan negara maju (kaya) tidak tergantung pada umur negara itu Contohnya negara India dan Mesir , yang umurnya lebih dari 2000 tahun , tetapi mereka tetap terbelakang ( miskin ) Di sisi lain – Singapura , Kanada , Australia & New Zealand– negara yang umurnya kurang dari 150 tahun dalam membangun , saat ini mereka adalah bagian dari negara maju di dunia , dan penduduknya tidak lagi miskin Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin Jepang mempunyai area yang sangat terbatas . Daratannya , 80% berupa ...

Manfaat Mengangkat Kaki ke Atas dan Menempel pada Dinding

Gambar
Manfaat Mengangkat Kaki ke atas dan Menempelkan Pada Dinding Ada satu gerakan yoga yang mudah dilakukan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namanya Viparita Karana Asana atau gerakan kaki diangkat ke atas dan menempel pada dinding. Gerakan ini hanya membutuhkan tembok sebagai tumpuhan saat mengangkat dan menempelkan kaki ke dinding. Melansir dari tiphero, gerakan yoga ini bisa memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan, antara lain. 1. Melancarkan pencernaan Gerakan ini bisa membantu memijat usus sehingga pencernaan bisa lebih lancar dan mencegah susah buang air besar. Selain itu, bisa menjaga nafsu makan Anda. 2. Meningkatkan sirkulasi aliran darah Gerakan ini juga dapat membantu sirkulasi aliran darah supaya lebih lancar. Soalnya, pose terbalik ini bisa membawa oksigen ke bagian atas tubuh. Tidak hanya itu, gerakan ini juga bisa membantu menyeimbangkan tekanan darah. 3. Mengurangi sakit kepala saat datang bulan Ketika memasuki masa menstruasi, ra...